in

Mengenal Gunung Merapi Lebih Dekat di Museum Gunungapi Merapi

Facebook
Telegram
WhatsApp

Mengenal Gunung Merapi Lebih Dekat di Museum Gunungapi Merapi

Di kaki Gunung Merapi yang megah, berdiri sebuah museum yang menyimpan jejak perjalanan salah satu gunung api paling aktif di dunia. Museum Gunungapi Merapi menghadirkan pengalaman wisata edukatif yang mengajak pengunjung memahami Merapi bukan hanya sebagai ancaman, tetapi juga sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.

Begitu memasuki kawasan museum, suasana terasa berbeda. Bangunan modern dengan latar Gunung Merapi menciptakan kesan kuat sejak awal kunjungan. Di sinilah kamu bisa melihat, mendengar, dan merasakan bagaimana Merapi membentuk alam, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat lerengnya dari masa ke masa.

Museum ini menjadi salah satu destinasi wisata edukasi favorit di Kaliurang, terutama bagi keluarga, pelajar, dan siapa pun yang ingin memahami kebencanaan dengan cara yang lebih mudah dan menarik

Museum Gunungapi Merapi Adalah Pusat Edukasi Kegunungapian

Museum Gunungapi Merapi adalah museum geologi yang berfokus pada pendidikan kegunungapian dan kebencanaan geologi. Museum ini dibangun sejak tahun 2005 melalui kerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Provinsi DIY, dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Museum diresmikan pada 1 Oktober 2009 dan mulai dibuka untuk umum pada awal tahun 2010. Sejak saat itu, museum ini menjadi pusat penyebarluasan informasi ilmiah, sosial, dan budaya yang berkaitan dengan gunung api, khususnya Gunung Merapi.

Dengan slogan “Merapi Jendela Bumi”, museum ini berperan sebagai ruang belajar yang menyampaikan informasi kompleks dengan pendekatan rekreatif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Lokasi Museum Gunungapi Merapi di Kawasan Kaliurang

Lokasi Museum Gunungapi Merapi berada di Jalan Kaliurang Km 22, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Museum ini terletak sekitar lima kilometer di selatan kawasan wisata Kaliurang, dengan akses jalan yang relatif mudah dijangkau.

Dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan menuju museum dapat ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan pribadi. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan alam khas lereng Merapi yang hijau dan menenangkan.

Lokasinya yang berada di kawasan wisata membuat Museum Gunungapi Merapi Jogja sering dikunjungi bersamaan dengan destinasi alam dan budaya lainnya di Kaliurang.

Bentuk Bangunan Museum Gunungapi Merapi yang Ikonik

Salah satu hal yang langsung menarik perhatian adalah bentuk bangunan Museum Gunungapi Merapi. Bangunan ini dirancang berbentuk trapesium dengan ujung mengerucut menyerupai segitiga, melambangkan gunung api yang menjulang.

Saat cuaca cerah dan Gunung Merapi terlihat jelas, bangunan museum dan latar alamnya menciptakan pemandangan yang sangat ikonik. Desain arsitektur ini tidak hanya estetis, tetapi juga sarat makna filosofis tentang kekuatan alam dan keseimbangan kehidupan.

Bangunan museum berdiri di atas lahan seluas lebih dari tiga hektare, dilengkapi taman, plaza, dan area parkir yang luas.

Sejarah Museum Gunungapi Merapi dan Perannya

Sejarah Museum Gunungapi Merapi tidak lepas dari upaya dokumentasi dan edukasi pascabencana. Merapi yang dikenal aktif menyimpan banyak pelajaran penting tentang mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Museum ini dibangun sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan pusat informasi kebencanaan yang terstruktur dan mudah diakses. Melalui pameran, diorama, dan simulasi, pengunjung diajak memahami proses geologi serta dampak sosial dari aktivitas gunung api.

Sejarah Museum Gunungapi Merapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat dapat hidup berdampingan dengan alam secara lebih bijak.

Ruang Edukasi dan Pameran Interaktif di Museum Gunungapi Merapi

Isi Museum Gunungapi Merapi terbagi ke dalam beberapa ruang pamer tematik yang dirancang informatif dan interaktif. Setiap ruang membawa pengunjung memahami aspek berbeda dari dunia kegunungapian dan kebencanaan geologi.

Beberapa ruang utama di museum antara lain Volcano World, On The Merapi Volcano Trail, Manusia dan Gunungapi, Bencana Gempabumi dan Tsunami, serta Bencana Gerakan Tanah. Setiap ruang dilengkapi panel visual, ilustrasi, dan alat peraga yang mudah dipahami.

Pendekatan ini membuat museum ramah bagi pengunjung dari berbagai usia, termasuk anak-anak.

Koleksi Seni dan Artefak Kerajaan Jawa

Isi Museum Gunungapi Merapi terbagi ke dalam beberapa ruang pamer tematik yang dirancang informatif dan interaktif. Setiap ruang membawa pengunjung memahami aspek berbeda dari dunia kegunungapian dan kebencanaan geologi.

Beberapa ruang utama di museum antara lain Volcano World, On The Merapi Volcano Trail, Manusia dan Gunungapi, Bencana Gempabumi dan Tsunami, serta Bencana Gerakan Tanah. Setiap ruang dilengkapi panel visual, ilustrasi, dan alat peraga yang mudah dipahami.

Pendekatan ini membuat museum ramah bagi pengunjung dari berbagai usia, termasuk anak-anak.

Koleksi Museum Gunungapi Merapi yang Menarik

Koleksi Museum Gunungapi Merapi mencakup berbagai benda dan dokumentasi penting. Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah miniatur Gunung Merapi yang menampilkan aktivitas vulkanik dari sudut pandang atas.

Selain itu, terdapat koleksi batuan vulkanik dari berbagai periode letusan, termasuk batu bom vulkanik yang terbentuk dari lava pijar bersuhu tinggi. Koleksi ini membantu pengunjung memahami proses alam yang terjadi saat erupsi.

Museum ini juga menampilkan artefak sisa letusan Merapi tahun 2006 dan 2010, seperti alat rumah tangga dan sepeda motor yang rusak akibat awan panas, menjadi pengingat nyata tentang dahsyatnya kekuatan alam.

Teater Mini dan Film Edukasi Merapi

Setelah menjelajahi ruang pamer, kamu bisa melanjutkan kunjungan ke teater mini museum. Di sini diputar film pendek berjudul Mahaguru Merapi dengan durasi sekitar 24 menit.

Film ini menampilkan dua sisi Merapi yang kontras. Di satu sisi, Merapi memberikan kesuburan dan kehidupan, sementara di sisi lain, ia juga dapat menjadi sumber bencana yang meluluhlantakkan.

Tayangan ini menjadi penutup yang reflektif dan memperdalam pemahaman pengunjung tentang hubungan manusia dengan alam.

Jam Operasional dan Tiket Masuk Museum Gunung Merapi

Jam operasional Museum Gunungapi Merapi adalah sebagai berikut:

  • Senin: tutup
  • Selasa hingga Kamis: 08.00–11.30 dan 13.00–15.00
  • Jumat: 08.00–11.00 dan 13.00–14.00
  • Sabtu dan Minggu: 08.00–11.30 dan 13.00–15.00

Harga tiket masuk Museum Gunung Merapi tergolong sangat terjangkau. Wisatawan nusantara dikenakan tiket sekitar Rp5.000, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar Rp10.000. Harga tiket ruang audio visual juga sama

Hotel Dekat Museum Gunungapi Merapi untuk Liburan Lebih Nyaman

Mengunjungi Museum Gunungapi Merapi akan terasa lebih nyaman jika kamu memilih penginapan yang lokasinya dekat dengan kawasan wisata. Dengan jarak yang relatif singkat, kunjungan bisa dilakukan tanpa terburu-buru dan tetap memberi ruang untuk beristirahat.

Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang berada sekitar 1,03 km dari Museum Gunungapi Merapi, sehingga mudah dijangkau dalam waktu singkat. Sebagai hotel bintang 4 di kawasan Kaliurang, kami menghadirkan suasana sejuk pegunungan, fasilitas lengkap, serta area yang luas dan terawat, sehingga kamu bisa beristirahat dengan nyaman setelah seharian menjelajahi wisata edukasi dan alam. Pesan kamar sekarang di Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang dan nikmati liburan di Kaliurang yang terasa lebih tenang dan bermakna.

📞 0822 1920 8899
🏨 Hotel Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang
Jl. Boyong No. 99, Kaliurang Barat, Sleman, Yogyakarta
Satu Tempat, Banyak Cerita

Related Posts

RAMADHAN BERSAMA JAGAT

RAMADHAN BERSAMA JAGAT deskripsi kegiatan  JAGAT OPENHOUSE FESTIVAL LIST KEGIATAN NO NAMA KEGIATAN TANGGAL...

CERITA RASA

“Setiap rasa punya cerita. Dari hangatnya masakan Nusantara di Rama Shinta Resto, sampai segarnya...